Direktorat Pendidikan
Universitas Pendidikan Indonesia
Saya Alda Safira, Saya lahir di Gadingrejo, Pringsewu Lampung Selatan pada bulan Agustus di Tanggal 24. Saya memiliki hobi yaitu bersepeda. Saya merupakan mahasiswa aktif di Universitas PGRI Palembang. Saat ini saya menetap di Palembang.selama saya menjadi mahasiswa, saya aktif ikut serta dalam kegiatan organisasi di kampus yaitu Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Perlombaan, Seminar dan kegiatan akademik lainnya. Saya Mampu bekerja sama dengan tim maupun individu, dapat menjadi pemimpin maupun anggota, mampu beradaptasi, serta kreatif dan inovatif.
Saya sangat bersyukur dapat bergabung menjadi mahasiswa PMM 4 Inbound UPI di Bumi Siliwangi. Ada banyak hal yang menginspirasi dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan Selama PMM 4 ini berjalan. Pengalaman pertama di PMM ini yang saya dapat kan adalah kegiatan kampus tour Bersama kelompok modul Nusantara kami yaitu kelompok serentaun. Kegiatan ini adalah kegiatan pengenalan anggota kelompok sekaligus pengenalan lingkungan di kampus UPI Bumi Siliwangi.
Terdapat banyak hal yang sangat berkesan dari kegiatan perkuliahan yang saya rasakan di UPI, yaitu berjumpa dengan Dosen – Dosen UPI yang amat baik dan sangat menyambut kedatangan kami, mahasiswa regular UPI yang tak kalah baik dan ramahnya khalayak orang sunda yang memiliki kebiasaan dalam melatih sopan dan santun. Di tambah dengan lingkungan UPI yang dipenuhi dengan pepohonan yang amat asri. Fasilitas di UPI juga sangat lengkap karena UPI merupakan PTN berbadan hukum yang sudah pasti telah mendapatkan otonom tersendiri dari pemerintah dalam mengelola sendiri fasilitas beserta tata Kelola keuangan di dalamnya. Sehingga dapat dikatakan bahwa UPI tidak perlu lagi melakukan prosedur Panjang setiap kali mengeluarkan kebijakan baru bahkan menjadikan institusi pengembangan berjalan lebih cepat.
Selain dari pada fasilitas, sistem perkuliahan di UPI juga sangat disiplin serta para mahasiswa yang rata-rata merupakan mahasiswa aktif yang mengikuti banyak kegiatan di luar kampus. Selama belajar di UPI kami banyak menyelesaikan tugas projek yang merupakan tujuan pembelajaran yang diharapkan. Kami sangat antusias dalam menyelesaikan setiap projek yang diberikan, salah satunya adalah pagelaran Seni PGSD yang merupakan tugas akhir dari mahasiswa UPI semester 4 yang ditampilkan di Gedung Amphiteater dan ditonton secara umum terutama bagi siswa sekolah dasar.
Selain itu, terdapat juga mata kuliah modul Nusantara yang menjadi ciri khas dari program PMM ini. Dalam modul Nusantara seluruh mahasiswa PMM 4 UPI dibagi menjadi 19 Kelompok yang mana masing-masing kelompok terdiri dari 25-26 mahasiswa. Saya pun masuk ke dalam kelompok 2 yaitu dengan nama Serentaun yang diambil dari Sejarah sunda yang merupakan kegiatan perayaan/ pesta panen padi yang dilaksanakan selama setahun sekali yang merupakan wujud rasa Syukur dari Masyarakat Sunda atas limpahan rezeki yang diberikan oleh yang maha kuasa.
Dalam kegiatan modul Nusantara, kami di bimbing oleh Dosen modul yaitu Bapak Alen Rismayadi, M.pd dan Liasson officer yaitu The Dian Dianti. Kami memiliki berbagai macam agenda, yaitu Adanya kegiatan Kebhinekaan, refleksi serta inspirasi. Dalam ketiga kegiatan tersebut ada banyak hal yang sangat berkesan dan tak kan terlupakan dari kami yakni berkunjung ke berbagai tempat bersejarah dan tempat nan indah yang ada di Jawa Barat Khususnya daerah bandung. Salah satu contohnya dalam kegiatan kebhinekaan adalah kami berkunjung ke salah satu desa di daerah Cimahi yang masih kental kebudayaannya dan sangat menarik untuk ditelusuri.
Nama daerah tersebut yaitu Kampung adat Cirendeu. Kampung merupakan kampung yang setiap warganya memiliki keyakinan masing – masing namun tidak menolak Adanya perubahan zaman. Kampung ini juga dikenal dengan masyarakatnya yang mengkonsumsi rasi (beras singkong) yang merupakan makanan pokok di sana. Di sana kami pun belajar kesenian angklung buncis yang merupakan angklung khas dari cirendeu. Angklung ini biasanya ditampilkan di upacara adat tertentu. Kemudian, kami juga belajar bagaimana mengolah singkong menjadi makanan. Pada saat itu kami membuat mie dari bahan singkong yang sangat lezat dan bergizi.
Selain dari kampung adat cirendeu, masih banyak tempat bersejarah yang kami kunjungi yaitu Gunung Tangkuban Perahu, Gedung Konferensi Asia Afrika, Museum Sribaduga, Masjid Raya Aj-Jabbar, Camp di Gunung Putri, kegiatan refleksi dan inspirasi di FPOK Padasuka yang dinarasumberi oleh tokoh sejarawan dan legendaris yaitu Bapak Adeng Hudaya selaku Libero sekaligus kapten Persib Bandung yang berjaya di pentas sepak bola nasional semasa kompetisi era perserikatan. Pada saat itu kami diberikan arahan terkait bagaimana kiat-kiat sukses Beliau.
Selain dari pada kegiatan modul Nusantara yang dilaksanakan secara rutin disetiap minggunya, kami PMM 4 UPI juga mengadakan kegiatan non akademik seperti Family Gathering yang berisikan keseruan setiap tim dalam menyelesaikan permainan, Harmony Fest yaitu kegiatan Unjuk Bakat dan Bazar sekaligus merayakan hari kartini pada saat itu, yang diselenggarakan di Gedung Direktorat Pendidikan UPI. Kemudian kelompok serentaun juga memiliki agenda yang sifatnya diluar dari modul yaitu kegiatan bedah budaya. Pada kegiatan ini kami setiap anggota diberikan kesempatan untuk menceritakan fun Fact dari setiap daerah asal kami.
Dari setiap kegiatan modul nusantara maupun kegiatan non akademik lainnya memiliki makna dan kesan nya tersendiri sehingga setiap momen yang telah dilewati perlu diabadikan agar dapat menjadi kenangan yang bermakna selamanya.
Awal mula saya tertarik ingin mendaftar di PMM ini adalah karena melihat banyaknya penayangan keseruan dari mahasiswa PMM sebelumnya dalam mengikuti setiap kegiatan yang dilaksanakan. Dan pada akhirnya saya mulai mencari tahu apa sajakah persyaratan yang harus dipenuhi dalam mendaftar PMM. Adapun persyaratan meliputi surat rekomendasi dari Perguruan Tinggi asal, surat persetujuan kedua orangtua, Asuransi Kesehatan serta Transkip Nilai yang telah ditentukan batas minimumnya.
Tahapan seleksi dari PMM yang meliputi tahap seleksi administrasi yaitu verifikasi dan vadasi data, tahap survey kebhinekaan kemudian mahasiswa yang lolos seleksi akan diumumkan oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.
Setelah dinyatakan lolos, kami diminta untuk konfirmasi kebersediaan keberangkatan dan konfirmasi tiket keberangkatan yang nantinya akan turun melalui email peserta PMM 4. Kemudian tak berselang lama tiket pesawat pun keluar sesuai dengan jadwal keberangkatan ke PT Penerima. Setelah tiket keluar kami pun mempersiapkan berkas dan barang yang akan dibawa, meliputi KTP, Asuransi Kesehatan, Buku Rekening, dan barang-barang yang dibutuhkan selama perkuliahan satu semester.
Mata kuliah yang saya ambil di Universitas Pendidikan Indonesia yaitu meliputi mata kuliah Pembelajaran Geometri dan Pengukuran dengan bobot 3 sks, Bahasa Inggris 2 sks, Pembelajaran bilangan dan Pengolahan data dengan bobot 3 sks, pembelajaran IPS Kelas tinggi dengan bobot 3 sks, Pembelajaran Seni Tari dan Drama 2 sks, Kebijakan dan Inovasi Pendidikan 2 sks, Psikologi Pendidikan dan Bimbingan 2 sks dan Modul Nusantara 4 sks. Sehingga total yang didapat adalah 21 SKS.
Tempat yang paling berkesan selama di kampus UPI adalah Gedung Villa Isola yang megah dengan desain arsitektur art deco ini memiliki Sejarah yang besar pada masanya. Kata Isola diambil dari Falsafat Bareti yang menempati villa tersebut yaitu M Isollo E Vivo yang artinya saya mengasingkan diri dan saya bertahan hidup. Bangunan ini memiliki catatan pada perang dunia serta berkaitan dengan perang kemerdekaan di Bandung. Yang mana pada tahun 1946 gedung isola ini ditembaki oleh pasukan devisi india inggris serta pasukan belanda dengan alasan menyelamatkan tawanan belanda dan inggris pada waktu itu. Kemudian tahun 1951 dalam keadaan berantakan bekas perang, villa ini dinasionalisasikan oleh pemerintah RI namanya diganti dengan Bumi Siliwangi. Sehingga dari sejarah Gedung tersebut membuat saya tertarik karena dibalik gedung nan indah tersebut menyimpan kisah yang amat bermakna.